Berita kami

Tiga Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Ranperda Tentang Perubahan APBD TA 2022

08 August 2022 Pemerintahan

Foto : Ketua DPRD Kabupaten Boyolali, Marsono memimpin Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian pendapat umum fraksiterkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Boyolali Tahun Anggaran 2022 di Ruang Rapat Sementara Pendopo Gede Kabupaten Boyolali. Senin (08/08/2022)

 

BOYOLALI – Setelah sebelumnya digelar penyerahan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Boyolali Tahun Anggaran 2022 beberapa waktu yang lalu, agenda dilanjutkan dengan penyampaian pendapat umum fraksi.
 
Ketiga fraksi yang ada di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Boyolali yakni Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Fraksi Karya Bangsa dan Fraksi Indonesia Adil Sejahtera menyampaikan pandangan masing masing pada rapat paripurna yang digelar di Ruang Rapat Sementara Pendopo Gede Kabupaten Boyolali pada Senin (08/08/2022). Agenda rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Boyolali, Marsono didampingi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Boyolali, Eko Mujiono dan Muslimin serta dihadairi oleh Bupati Boyolali, M. Said Hidayat dan Wakil Bupati (Wabup) Boyolali, Wahyu Irawan.
 
Pandangan Fraksi PDIP yang disampaikan oleh Eka Supriyatin mengungkapkan bahwa pihaknya mendukung Pemerintah Daerah (Pemkab) Boyolali dalam komitmen bersama yang telah tertuang dalam Rancangan Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Boyolali Tahun Anggaran 2022.
 
“Komitmen bersama untuk melakukan perubahan kebijakan penganggaran terkait dinamika permasalahan yang muncul di masyarakat dan perlu segera mendapat penanganan secara cepat dan tepat dengan memperhatikan prioritas nasional, regional dan daerah,” katanya.
 
Senada, Fraksi Karya Bangsa yang disampaikan oleh Sarwono mengapresiasi atas kekompakan seluruh pemangku kepentingan dan pihak terkait dalam pembahasan APDB Kabupaten Boyolali Tahun Anggaran 2022.
 
“Sehingga menghasilkan postur dan struktur APBD yang pro rakyat. Hal ini sebagai wujud komitmen Bersama kita yaitu perekonomian Boyolali yang pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat demi kesejahteraan masyarakatnya,” ujarnya. (Tim Liputan Diskominfo Kabupaten Boyolali)
BAGIKAN ARTIKEL INI