Berita kami

Kasus Covid-19 Melonjak, Rumah Sakit Overload

05 July 2021 Pemerintahan

Foto : Sejumlah tenaga medis saat melayani pasien COVID-19 di RSUD Pandan Arang Kabupaten Boyolali (Foto diambil belum lama ini)


BOYOLALI – Masuknya varian baru Covid-19 di Kabupaten Boyolali, berdampak pada kenaikan kasus konfirmasi Covid-19. Berbagai upaya telah dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Susu ini. Tercapainya harapan tersebut membutuhkan kerjasama yang baik dari masyarakat dalam mendukung kebijakan pemerintah dalam penanggulangan pandemi Covid-19 di Kabupaten Boyolali.

Perkembangan data kasus yang ada sampai dengan saat ini, disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Boyolali Ratri S. Survivalina pada Senin (5/7/2021) melalui sambungan telepon seluler. Dijelaskan olehnya, bahwa kasus konfirmasi Covid-19 sampai dengan saat ini sejumlah 13.475. Dari jumlah tersebut, kasus aktif sebanyak 3.036 dimana yang melaksanakan isolasi mandiri 2.740 sedangkan yang dirawat di rumah sakit sebanyak 296.

“Terjadi penambahan yang cukup tinggi pada hari kemarin, tanggal 4 bulan Juli sebanyak 806 tambahan kasus konfirmasi,” ungkapnya.

Ditambahkan Lina, sampai dengan hari ini, angka kesembuhan di Kabupaten Boyolali berada di angka 73,5 persen, sedangkan angka kematian di angka 3,9 persen. Selanjutnya, jumlah kasus aktif sebanyak 22,5 persen, kemudian jumlah kasus sembuh sampai dengan hari ini ada penambahan kurang lebih 286, sehingga total kasus yang sudah sembuh ada 9.910. Untuk jumlah kasus meninggal, ada penambahan sebanyak 24 sehingga total jumlah kematian di Boyolali karena Covid-19 sebanyak 529. Skoring indeks kesehatan di Kabupaten Boyolali saat ini angkanya 2,08 masuk dalam zona resiko sedang atau zona oranye.

“Penambahan kasus yang cukup besar ini menjadikan banyak rumah sakit yang mengalami overload dalam jumlah tempat tidur untuk merawat kasus Covid-19, namun Pemkab Boyolali tetap berupaya untuk menambah jumlah tempat tidur di rumah sakit-rumah sakit yang siap, baik milik pemerintah maupun swasta,” terang Lina.

Jumlah rumah sakit yang melaksanakan perawatan untuk isolasi kasus Covid-19 ada enam. Lina mengatakan, di enam rumah sakit itu, total jumlah tempat tidur yang disediakan sebanyak 335, dan saat ini keterisiaannya sejumlah 272. Kemudian untuk ruang Intensive Care Unit (ICU), disediakan 15 tempat tidur dan tingkat keterisiannya 11.

“Kami menghimbau warga masyarakat Boyolali untuk tetap semangat melaksanakan protokol kesehatan 5M, supaya bisa mencegah penularan lebih lanjut dari Covid-19. Tetap semangat, salam sehat, jangan lupa selalu untuk bahagia,” pungkasnya. (Tim Liputan Diskominfo Kabupaten Boyolali)

BAGIKAN ARTIKEL INI