Berita kami

Jasa Marga Antisipasi Lonjakan Volume Lalin di Jalan Tol Semarang ABC

21 April 2022 Pemerintahan

Foto : General Manager Representative Office (RO) 2 JTTRD Prajudi (kiri) saat memberikan keterangan dihadapan media. Rabu (20/4/2022)


SEMARANG – PT Jasa Marga (Persero) memperkirakan peningkatan volume lalu lintas kendaraan baik yang keluar dari area Semarang maupun yang masuk melalui jalan tol Semarang ABC mencapai lebih dari 40 persen pada periode mudik lebaran tahun 2022.

General Manager Representative Office (RO) 2 JTTRD Prajudi memprediksi sebanyak 612.000 kendaraan meninggalkan Semarang selama libur Lebaran atau naik 42 persen dibandingkan dengan lalu lintas normal 2021.
Sementara itu, sekitar 601.000 kendaraan diperkirakan masuk Semarang atau naik 45 persen dibandingkan dengan lalu lintas normal 2021 yang melalui Gerbang Tol (GT) Kalikangkung.

Prajudi mengaku sudah mempersiapkan rekayasa lalu lintas atas diskresi Kepolisian untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan yaitu dengan mendukung kebijakan pembatasan kendaraan sumbu 3 ke atas, contra flow, one way, serta ganjil-genap, menempatkan petugas siaga di lokasi-lokasi rawan kepadatan dan kecelakaan, serta berkoordinasi dengan Kepolisian terkait.

Hal itu dilakukan mengingat Gerbang Tol Kalikangkung di Jalan Tol Batang-Semarang merupakan gerbang berakhirnya pemberlakuan one way pada periode arus mudik.

"Jasa Marga akan mendukung segala bentuk kebijakan yang dilakukan oleh Kepolisian dan pihak-pihak terkait. Sebagai contoh untuk antisipasi pemberlakuan kebijakan one way dan contra flow, Jasa Marga telah menyiapkan petugas, perambuan dan kesiapan gerbang tol itu sendiri. Untuk GT Kalikangkung yang merupakan gerbang tol terakhir dari pelaksanaan one way di arus mudik, harus dipersiapkan sebaik mungkin agar tidak terjadi antrian kepadatan karena bottle neck," ujarnya saat konferensi pers di Kantor Jasa Marga Semarang. Rabu (20/4/2022).

Prajudi menambahkan dari sisi layanan lalu lintas, Jasa Marga telah menyiagakan sejumlah armada pelayanan lalu lintas yaitu berupa tiga kendaraan customer service, satu unit ambulans, satu unit rescue, dua unit kendaraan derek, dua unit patroli jalan raya, satu unit water tank, dan satu unit kendaraan Kamtib.

Selain itu, Jasa Marga akan menyiapkan kesiapan dari layanan informasi dan komunikasi yakni 54 CCTV dan 18 Variable Message Sign (VMS).

Untuk mengantisipasi beberapa titik kepadatan Jalan Tol Semarang ABC dalam hal transaksi, Jasa Marga meningkatkan kapasitas transaksi dengan menambah gardu tol dan pemanfaatan mobile reader di setiap gerbang tol milik Jasa Marga.

“Kami juga terus melakukan pengecekan keberfungsian peralatan tol serta pelaksanaan percepatan transaksi dengan cara penyediaan petugas tapping. Untuk gerbang-gerbang tol di Ruas Semarang ABC sendiri, Jasa Marga menyiapkan 28 Gerbang Tol Otomatis, 15 mobile reader, dan delapan Oblique Approach Booth,” paparnya.

Sementara itu, dari sisi pekerjaan konstruksi, rekonstruksi dan perbaikan konstruksi, Jasa Marga akan menyelesaikan pekerjaan pada 20 April 2022 atau H-12 Lebaran, menyiapkan petugas piket patching dalam mengantisipasi jalan berlubang, pemeliharaan dan pembersihan lingkungan jalan, perawatan dan penggantian keselamatan jalan seperti rambu-rambu dan guardrail, dan menyiapkan petugas piket selama masa Lebaran.

Prajudi mengatakan persiapan matang tempat istirahat dan pelayanan (TIP) juga dilakukan untuk menunjang kelancaran dan skema rekayasa lalu lintas di Ruas Jalan Tol Semarang.

“Sarana dan prasarana rest area juga menjadi perhatian penting kami, sehingga untuk itu kami mempersiapkan penambahan fasilitas peturasan portable, ketersediaan air bersih, penambahan petugas kebersihan dan keamanan, dan memastikan ketersediaan BBM, bengkel, layanan top up juga dilakukan untuk mendukung kelancaran mudik tahun 2022 ini,” jelasnya. (Tim Liputan Diskominfo Boyolali)

BAGIKAN ARTIKEL INI