Berita kami

Tiga Hari Kasus Positif Covid-19 Boyolali Tambah 19 Kasus

27 July 2020 Kesehatan
BOYOLALI – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Boyolali kembali menyampaikan perkembangan data pertambahan kasus Corona Virus Disease (Covid-19) selama tiga hari yang disampaikan oleh Ratri S. Survivalina pada Minggu (26/7/2020). Pihaknya menyampaikan adanya penambahan jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Boyolali sebanyak 19 kasus. Penambahan 19 kasus tersebut merupakan kontak erat dari pasien positif sebelumnya di Kabupaten Boyolali. Jadi saat ini secara akumulatif total kasus positif di Kabupaten Boyolali menjadi 174 kasus positif dengan rincian enam kasus meninggal dunia dan 72 sembuh, serta 96 kasus masih dirawat.
 
"Jadi mulai dari Jumat hingga Minggu (24-26/7/2020), di Kabupaten Boyolali ada penambahan 19 kasus positif, dua kasus meninggal dan tiga kasus sembuh. Sebagian besar merupakan kontak erat dari kasus yang sudah positif," ungkap Lina.
 
Sebagai contoh, pada Jumat (24/7/2020) terkonfirmasi empat kasus positif Covid-19 dari klaster Merti Desa di Desa Kalangan, Kecamatan Klego. Kemudian dua orang positif terpapar dari Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede yang merupakan kontak erat dari kasus 089 berinisial SLI. Ada pula tiga orang tambahan kasus positif dari Desa Tanduk, Kecamatan Ampel dimana ketiganya merupakan kontak erat dari register 082 berinisial TJ.
 
Selain itu, terkonfirmasi lima orang yang juga positif Covid-19. Antara lain yakni pasangan suami istri dengan register 158 dan 160 yang berasal dari Desa Karanggeneng, Kecamatan Boyolali. Sedangkan tiga lainnya tersebar dari Desa/Kecamatan Banyudono, satu kasus dari Desa Ngargorejo, Kecamatan Ngemplak dan satu pasien dari Desa Ngaglik, Kecamatan Sambi.
 
Selanjutnya, pada Sabtu (25/7/2020) terkonfirmasi satu orang yang terpapar Covid-19. Dia terkonfirmasi dari klaster armada bus.
 
"Jadi armada bus tersebut, kondektur sudah terdeteksi positif di Kabupaten Sukoharjo. Sopir dan kernet dilakukan swab (polymerase chain reaction atau PCR) dan ternyata hasilnya positif untuk kernet dan sekarang dirawat di rumah sakit darurat (RSD) Covid-19 Kabupaten Boyolali," ujar Lina.
 
Pada Minggu (26/7/2020) terkonfimasi dua pasien positif. Yakni dari Desa Karanggeneng, Kecamatan Boyolali yang merupakan kontak erat dari pasien 086. Ada pula seorang tenaga kesehatan (nakes) salah satu rumah sakit di Surakarta berasal dari Desa Glonggong, Kecamatan Nogosari.
 
Lina juga menambahkan ada dua kasus meninggal dunia selama tiga hari.
 
"Jumat (24/7/2020) register 146 inisial TRJ dari Desa Karangkepoh, Kecamatan Karanggede meninggal di Rumah Sakit dr. Moewardi (RSDM) Surakarta yang kebetulan dirawat disana," ungkap Lina.
 
Kemudian kasus pasien meninggal dunia yang kedua yakni pada Sabtu (25/7/2020), dengan register 158 berinisial ABZ dari Desa Kanggeneng, Kecamatan Boyolali.
 
Selain kasus positif, ada pula tiga kasus sembuh yang diungkap Lina. Antara lain yakni register 147 dan 153 dari Desa Ngenden, Kecamatan Ampel dimana kedua pasien tersebut merupakan ibu dan anak. Kasus sembuh yang kedua dengan inisial DSY register 116 dari Desa Sawahan, Kecamatan Ngemplak. (Tim Liputan Diskominfo Kabupaten Boyolali)
BAGIKAN ARTIKEL INI