Berita kami

Stok Sembako H-2 Lebaran di Boyolali Terpantau Aman

11 May 2021 Ekonomi
BOYOLALI – Beberapa hari menjelang hari raya Idul Fitri atau Lebaran 2021, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Boyolali menggelar kegiatan operasi pasar tradisional. Hal tersebut menjadi salah satu kegiatan TPID Kabupaten Boyolali untuk mengetahui harga, persediaan maupun dari sisi keamanan pangan. Selain itu, juga untuk menjaga stabilitas harga pangan sebelum dan sesudah Lebaran.
 
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Boyolali, Karsino yang ikut melalukan monitoring di Pasar Sunggingan pada Selasa (11/5/2021) menjelaskan bahwa stok kebutuhan pangan di Kabupaten Boyolali masih terbilang stabil.
 
“Setelah kami cek ke pasar-pasar yang besar Alhamdulillah untuk masalah stok barang sembako yang dibutuhkan masyarakat aman, surplus. Tidak ada stok yang kurang, surplus,” jelasnya di sela monitoring pelaksanaan operasi pasar.
 
Beberapa komoditi menjadi titik fokus dari operasi pasar ini karena memang komoditi tersebut merupakan bahan pangan yang lazim dicari masyarakat menjelang Lebaran. Antara lain ada cabai, bawang merah, bawang putih, daging sapi, daging ayam, minyak goreng, telur, gula pasir, dan beras.
 
“Yang paling pokok dan terpenting adalah stok. Jangan sampai stok barang sembako yang ada diminiati oleh masyarakat itu tidak ada,” ungkapnya.
 
Pihaknya mengimbau masyarakat agar berbelanja sesuai dengan kebutuhan. Warga diminta tidak menimbun barang agar ketersediaan di pasar tetap aman.
 
Operasi pasar ini terbagi menjadi dua tim. Tim I mengunjungi Pasar Pengging; Pasar Boyolali dan Pasar Sunggingan yang berada di Kecamatan Boyolali Kota. Sedangkan Tim II melakukan operasi pasar di Pasar Ampel dan Pasar Karanggede. (Tim Liputan Diskominfo Kabupaten Boyolali)
BAGIKAN ARTIKEL INI