Berita kami

Jaga Ketahanan Pangan, Ribuan Warga Selodoko Ampel Tanam Alpukat

07 October 2022 Pemerintahan

Foto : Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Boyolali Dwi Adi Agung Nugroho (kanan) secara simbolis menyerahkan bibit buah alpukat. Kamis (06/10/2022)

BOYOLALI – Sebanyak 1.391 kepala keluarga (KK) di Desa Selodoko, Kecamatan Ampel mendapatkan bantuan sebanyak 4.586 bibit buah alpukat untuk ditanam di lahan pekarangan rumah masing-masing untuk menjaga ketahanan pangan di daerah setempat.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Desa Selondoko, Lasmo dalam acara pemberian bantuan bibit alpukat di Balai Desa Selondoko pada Kamis (06/10/2022). Dia menjelaskan setiap KK mendapatkan bantuan tiga bibit alpukat. Bantuan bibit alpukat tersebut sumber dana dari Anggaran Desa 2022, sekitar 20 persen untuk ketahanan pangan, yakni sebesar Rp 163 juta.

“Bibit ini nanti bisa tumbuh, berkembang dan pada akhirnya tiga tahun ke depan ini sudah panen perdana,” katanya.

Dia berharap dengan pemberian bantuan bibit alpukat bersertifikat dan berlabel varietas Kalibening tersebut dapat menjaga ketahanan pangan warganya ke depan sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Senada, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Boyolali, Kristini Buedyarti mengatakan bibit bantuan alpukat bantuan dari Pemdes Selodoko dapat ditanam dan dipelihara dengan baik oleh kelompok tani maupun kepala keluarga. Sehingga, diharapkan Desa Selodoko mampu menjadi desa wisata Agrowisata buah di Kota Susu.

"Hal ini, seperti di Selo ada agrowisata sayuran dan Desa Selodoko selain cocok untuk buah alpukat juga ada durian dan diharapkan bisa menjadi salah satu tujuan wisata angrowisata buah di Boyolali," ungkapnya.

Sementara itu, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Boyolali Dwi Adi Agung Nugroho yang turut hadir, mengapresiasi dengan pemberian bantuan bibit alpukat kepada masyarakat. Menurutnya, dengan pemberian bibit alpukat dapat mendukung ketahanan pangan di Desa Selodoko sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Selain itu, Desa Selondoko juga bisa menjadi salah satu tempat agrowisata di Boyolali yang dapat dikunjungi banyak wisatawan. Desa Selodoko selain ada buah durian, juga dikembangkan buah alpukat," ujarnya.

Sebagai tambahan informasi, buah alpukat bisa panen perdana hingga usia tiga tahun dan setiap pohon bisa panen sekitar 30 hingga 40 kilogram. (Tim Liputan Diskominfo Kabupaten Boyolali)

BAGIKAN ARTIKEL INI