Berita kami

Desa Pranggong Wakili Andong Ikuti Lomba Kampung Germas

31 August 2021 Pemerintahan

Foto : Masyarakat Desa Pranggong mempersiapkan Kebun pohon jati disulap menjadi taman wisata yang diberi nama taman Pringgondani sekaligus untuk edukasi bagi anak-anak sekitar. Selasa (31/8/2021)

 
BOYOLALI - Pandemi Covid-19 telah merubah segala tatanan kehidupan masyarakat dunia. Kini, masyarakat dituntut untuk bisa melaksanakan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas), sebagai salah satu cara menanggulangi pandemi Covid-19 tersebut. Desa Pranggong mewakili Kecamatan Andong sebagai Kampung Germas, yang akan mengikuti lomba tingkat Kabupaten Boyolali. Pelaksanaan Kampung Germas dipusatkan di Dukuh Beran dan Miribosok.
 
Ditemui di lokasi, Kepala Desa Pranggong, Wagimin menjelaskan Desa Pranggong tidak memiliki persiapan sama sekali untuk menjadi Kampung Germas. Namun dengan adanya kesepakatan dan gotong royong masyarakat bersama tenaga kesehatan Bidan Desa Pranggong terwujudlah Kampung Germas.
 
"Kami dalam kondisi awal memang sangat-sangat nol dari persiapan, tapi kami terima tantangan," terangnya pada Selasa (31/8/2021).
 
Wagimin mengatakan, diinisiasi paska Lebaran Idul Fitri lalu untuk pelaksanaan segala persiapan, pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat dan dengan sukarela masyarakat menanggapi positif adanya Kampung Germas tersebut.
 
"Kami mewajibkan seluruh penduduk yang ada di Dukuh Beran dan Miribosok ini, masing-masing rumah harus punya tanaman buah, punya tanaman toga, punya sayur mayur," lanjutnya lagi.
 
Ditambahkan Wagimin, persiapan Kampung Germas di Desa Pranggong tersebut terkendala luasnya area yang dari awal kurang tertata dan minimnya biaya meski seluruh elemen masyarakat turut mendukung terwujudnya Kampung Germas tersebut. Adapun biaya tersebut didapatkan dari Desa, donatur, puskesmas, TNI-Polri dan yang paling besar dari biaya swadaya masyarakat.
 
"Dukuh Beran kami inovasi, dengan memunculkan lahan jati yang tadinya kotor, dengan ide gagasan kita bersama kita cetak menjadi Taman Pringgondani dan Taman Srikandhi. Selanjutnya nanti kami akan connecting [terhubung] dengan Miribosok, dengan bumi perkemahannya. Connecting dengan Jenggotan dengan agrowisata sehingga bener-bener di tiga dukuh ini akan terbentuk satu pusat wisata lokal yang notabenenya sangat bagus," jelasnya.
 
Sementara itu, Promotor Kesehatan Puskesmas Andong Delvi Tungga memberikan keterangan bahwa setiap Kecamatan di Kabupaten Boyolali harus memiliki Kampung Germas, maka ditunjuklah Desa Pranggong untuk mewakili Kecamatan Andong.
 
"Ya harapan kami, dengan pelaksanaan Kampung Germas ini, pelaksanaan Kampung Germas yang sesungguhnya yaitu 12 indikator bisa terlaksana bisa dilakukan semua masyarakat. Dan ini merupakan contoh bagi desa-desa lain di Kecamatan Andong," ungkapnya.
 
Terpisah, salah satu warga Desa Pranggong Sutarman menyampaikan bahwa warga Dukuh Beran sangat antusias untuk mewujudkan desa wisata. Taman Pringgondani salah satu taman yang dibuat warga, yang nanti bisa dimanfaatkan untuk permainan anak dan kegiatan mancakrida (outbound).
 
"Pertama saya membikin seperti ini, karena untuk memancing motivasi anak dari usia dini untuk belajar mengenal huruf-huruf, taman edukasi. Harapan ke depan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat lingkungan sini," katanya. (Tim Liputan Diskominfo Kabupaten Boyolali)
BAGIKAN ARTIKEL INI