Berita kami

CaLon Haji Sakit Tertunda Dapat Diberangkatkan Tahun Depan

30 June 2022 Agama
Foto : Kloter 39 jamaah calon haji (JCH) asal Wonosobo dan Temanggung keluar dari gedung Muzdalifah Asrama Haji Donohudan Boyolali. Kamis (30/6/2022)


BOYOLALI - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo menyebutkan calon haji yang masih menjalani perawatan di rumah sakit dan tertunda hingga keberangkatan kloter terakhir pada musim haji 2022 akan diberangkatkan pada penyelenggaraan ibadah haji tahun depan.

"Jadi calon haji yang sakit ini, jika kesehatan sudah pulih dan layak terbang akan diberangkatkan bersama kloter terakhir atau kloter 43 gabungan dari empat daerah yakni Purbalingga, Pekalongan, Tegal, dan Sleman," kata Koordinator Humas PPIH Embarkasi Solo Sarip Sahrul Samsudin di Asrama Haji Donohudan Boyolali. Kamis (30/6/2022)

Ia menjelaskan calon haji Embarkasi Solo yang masih menjalani perawatan dan dirujuk ke rumah sakit masih ada empat orang yakni dua orang dari kloter 27 dan 29 dirawat di Poliklinik Asrama Haji Donohudan, satu lainnya kloter 37 di RSUD Dr Moewardi Solo, satu orang dari kloter 35 dirawat di RS Deli Serdang.

Jemaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Boyolali ini terpaksa tidak bisa melanjutkan perjalanan ke barat, Arab Saudi. 
Fatchan Noer Hadiyanto (63) JCH yang tergabung dalam kloter 35 diturunkan lantaran mendadak sakit saat menempuh perjalanan menuju Jeddah.

Dia dan pendampingnya pun diturunkan saat pesawat dengan nomor penerbangan GIA 6135 saat transit sementara di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara.

Menurut Sarip pemberangkatan calon haji kloter terakhir atau 43 Embarkasi Solo dijadwalkan diterbangkan melalui Bandara Adi Soemarmo Boyolali, pada Minggu (3/7) dini hari pukul 02.55 WIB.

"Kami berharap hingga pemberangkatan calon haji kloter 43. Calon haji yang sakit bisa diberangkatkan dengan kloter terakhir ke Tanah Suci," katanya.

Ia menjelaskan calon haji yang sakit dan masih dirawat di rumah sakit hingga pemberangkatan kloter terakhir jika belum bisa diberangkatkan ke Tanah Suci, akan batal atau ditunda dan dapat diberangkatkan lagi pada penyelenggaraan ibadah haji tahun berikutnya.

Disampaikannya juga bahwa calon haji Embarkasi Solo yang masih dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Mekah Arab Saudi, ada lima orang yakni satu dari Yogyakarta dan empat dari Jateng. Calon haji ini, diharapkan juga segera sembuh bisa mengikuti kegiatan umrah wajib dan kegiatan haji lainnya hingga puncaknya wukuf di Arafah.

Sementara itu, PPIH Embarkasi Solo, pada Kamis ini, telah memberangkatkan calon haji asal Kabupaten Purworejo dan Wonosobo tergabung kloter 38 sebanyak 360 calon haji, pada pukul 03.50 WIB.

"Kami baru saja memberangkatkan calon haji asal Wonosobo dan Temanggung tergabung kloter 39 sebanyak 360 orang, ke Tanah Suci, pada pukul 10.55 WIB," katanya.

Dengan pemberangkatan kloter 39, sehingga jumlah calon haji Embarkasi Solo ke Tanah Suci melalui Bandara Adi Soemarmo di Boyolali, sebanyak 14.015 calon haji dari total kuota penyelenggaraan tahun ini, 15.477 orang yang terbagi 43 kloter.

PPIH Embarkasi Solo juga sedang menerima kedatangan calon haji asal Temanggung dan Blora tergabung kloter 40 di Asrama Haji Donohudan Boyolali, Kamis ini. Calon haji kloter 40 ini, berasal dari Temanggung 140 orang dan Blora 216 orang ditambah empat petugas kloter sehingga total 360 orang, demikian Sarip Sahrul Samsudin. (Tim Liputan Diskominfo Boyolali)
 
BAGIKAN ARTIKEL INI