Berita kami

Bupati Serahkan HAKI Kepada 17 IKM Boyolali

10 February 2022 Pemerintahan

Foto : Bupati Boyolali M Said Hidayat secara simbolis menyerahkan serifikat HAKI kepada 17 IKM di Boyolali. Kamis (10/2/2022)

BOYOLALI – Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) yang telah diajukan oleh 30 Industri Kecil Menengah (IKM) yang ada di Boyolali kini membuahkan hasil. Sebanyak 17 IKM di Boyolali hari ini Kamis (10/2/2022) menerima sertifikat HAKI yang diserahkan langsung oleh Bupati Boyolali M. Said Hidayat di aula Kantor Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Boyolali.

Kepala Disdagperin Kabupaten Boyolali Karsino menjelaskan dalam laporannya, pengajuan HAKI pada tahun anggaran 2022 ini sebanyak 30 IKM, dimana yang 17 IKM berhasil lolos menerima sertifikat HAKI, sembilan IKM sedang dalam proses substansi dan empat IKM sisanya ditolak.

“Mudah-mudahan yang sembilan nanti bisa mengikuti yang 17 IKM.” ujarnya.

Usai menyerahkan sertifikat HAKI, Bupati Said menyampaikan dalam sambutannya, IKM yang telah menerima HAKI tersebut harus tetap semangat menjalankan usahanya lebih baik lagi meski ditengah pandemi. Dengan berjalannya IKM, maka akan menggerakkan laju ekonomi dari berbagai lini masyarakat dari bahan dasar produk hingga pemasaran yang tentunya akan membuka banyak lapangan kerja.

“Ketika sampean [anda] ini maju berkembang menjadi IKM yang sehat dan baik, saya juga menitipkan pandulah saudara-saudara sampean yang bergerak dibidang yang sama, saling merangkul.” pesannya.

Selanjutnya Bupati Said berharap, dengan diterimanya HAKI ini akan menjadi dorongan energi positif kepada para IKM Kabupaten Boyolali agar lebih semangat dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini.

“Dengan geliat ekonomi yang dilakukan dalam ruang gerak IKM Boyolali tentunya akan memberikan secercah harapan kedepan, bahwa pandemi bukan merupakan kendala, tetapi pandemi jadi penyemangat kita semua, bukan untuk nglokro [putus asa].” katanya.

Sementara itu, salah satu IKM yang berhasil memperoleh sertifikat HAKI, Ani D’Paras Cepogo Boyolali merasa sangat beruntung dengan keberhasilannya ini. Pemasaran usaha pakaian bayi yang dia miliki sudah menjangkau ke seluruh tanah air yang dijual secara online maupun offline.

“Harapannya setelah menerima hak paten ini saya membuat produk-produk yang lebih bermutu sehingga saya jadi lebih bersemangat dan menjadi IKM yang naik kelas.” ungkapnya. (Tim Liputan Diskominfo Kabupaten Boyolali)

BAGIKAN ARTIKEL INI