Berita kami

PENGENTASAN KEMISKINAN LEWAT BKM

14 June 2016
PENGENTASAN KEMISKINAN LEWAT BKM

BOYOLALI –  Guna menanggulangi kemiskinan di Boyolali telah dilakukan dengan berbagai langkah dan strategi dari berbagai sektor. Termasuk keberadaan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) perlu dipertahankan. Untuk mencapainya, perlu dilakukan penguatan kelembagaan BKM. 

Mengingat keberadaan BKM ini menjadi harapan tersendiri dalam penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Boyolali.  Karena itu, BKM menggelar sarasehan dengan Pemkab Boyolali dan DPRD Boyolali, di Panti Marhein, Senin (13/6). 

Pertemuan tersebut dihadiri oleh, Wakil Bupati (Wabup), M. Said Hidayat, Ketua DPRD, S. Paryanto serta jajaran dinas terkait.

Wakil Bupati, M Said Hidayat menyambut positif peran serta BKM dalam pengentasan kemiskinan. Karena memang upaya pengentasan kemiskinan ini tak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja. 

“Secara bersama-sama, baik dari masyarakat dan lembaga-lembaga kemasyarakatan. Sehingga pengentasan kemiskinan lebih optimal,” Ungkap Beliau. 

Dalam sarasehan Forum BKM dengan pimpinan daerah, senin kemarin Kardi menyebut saat ini BKM memiliki 1.220 sukarelawan yang sejak 2004 sudah berkecimpung dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui PNPM perkotaan.

PNPM perkotaan saat ini berganti nama menjadi program Kotaku (Kota Tanpa Kumuh). BKM pun siap melanjutkan program-program Kotaku. Di Boyolali, PNPM perkotaan berjalan di lima kecamatan yakni Boyolali, Banyudono, Sawit, Teras, dan Ngemplak. “Ada 61 BKM di lima kecamatan itu,” ujar Kardi.

“Program Kotaku akan tetap dilaksanakan sukarelawan BKM dan unit pelaksana yang selama ini bekerja di PNPM. Seperti diketahui, dasar pembentukan BKM adalah kebutuhan masyarakat yg dipercaya melaksanakan kegiatan pengentasan kemiskinan.”

Program Kotaku akan memiliki tiga program besar yakni 100% akses air bersih, 0% kota kumuh, 100% fasilitas sanitasi yang layak.

Dari pertemuan itu , Kardi mengapresiasi karena pemkab menjamin BKM tetap akan dilibatkan secara aktif dalam pelaksanaan program-program pembangunan di desa-desa. Utamanya dalam program pengentasan kemiskinan.

BAGIKAN ARTIKEL INI