Berita kami

Menteri KPK/BKKBN Pastikan Program Pembangunan Keluarga dan Penurunan Stunting di Boyolali Berjalan Efektif

25 February 2025 Pemerintahan

Foto : Wakil Bupati Boyolali, Dwi Fajar Nirwana menyampaikan bantuan PMT dari Kementrian BKKBN. Senin (24/02/2025)


BOYOLALI – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) Republik Indonesia, Wihaji melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Boyolali pada Senin (24/02/2025).

Kunjungannya ke Kota Susu ini dilakukan sebagai upaya untuk memastikan efektivitas program Pembangunan Keluarga dan Penurunan Stunting di Kabupaten Boyolali.

Sedari pagi, rombongan Menteri Kemendukbangga/BKKBN mengunjungi Bina Keluarga Lansia (BKL) yang berada di Kecamatan Ngemplak. Perjalanan dilanjutkan ke Day Care Pertiwi Ngaru Aru yang berlokasi di Kecamatan Banyudono. Kemudian rombongan mengunjungi Genting Ibu Hamil dan Baduta yang ada di Desa Randusari, Kecamatan Teras.

Ditemui di Day Care Pertiwi Ngaru Aru, Wihaji menyoroti terkait dengan Day Care yang ada di Kabupaten Boyolali tersebut. Menurutnya, tempat penitipan sebanyak 49 anak usia 1-4 tahun tersebut dapat menjadi contoh yang luar biasa bagi Day Care lainnya dalam hal pelayanan.

“Karena kita memberikan harapan salah satunya adalah orangtuanya bisa kerja tapi juga harus dipastikan pemerintah hadir. Saya terharu, anak anak dilayani dengan luar biasa. Jam 07.00 masuk, jam 16.00 diambil. Jam makan siang ya makan, jam tidur ya tidur,” katanya.

Untuk itu, pihaknya akan hadir untuk ikut memastikan keamanan anak anak saat dititipkan ke Day Care.

“Jadi pemerintah harus hadir. Intinya ada kecemasan kalau orangtua kerja, anak bagaimana. Salah satunya memastikan anak bisa dititipkan, tetapi juga care. Artinya jangan sampai ada masalah. Tetap memastikan kesehatannya, memastikan makanannya, memastikan kebersihannya, dan kalau ada apa apa nanti juga cepat terkoneksi,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Boyolali, Dwi Fajar Nirwana mengapresiasi atas kunjungan Menteri Kemendukbangga/BKKBN yang telah memilih Kabupaten Boyolali sebagai lokasi.

“Tentu ini momentum yang penting menjadi awal komunikasi dan koordinasi bagi Pemerintah Kabupaten Boyolali dalam arti pembangunan Kabupaten Boyolali terutama di bidang kependudukan, pembangunan keluarga, dan penurunan stunting,” ujarnya.

Wabup yang kerap disapa Fajar ini juga meminta arahan dan bimbingan agar program kegiatam pembangunan keluarga dan penurunan stunting di Kabupaten Boyolali berjalan dengan lebih baik.

“Kita gelorakan semangat generasi berencana yang berkarakter, kreatif, inovatif, dan adaptif,” pungkas Wabup Fajar. (Tim Liputan Pemerintah Kabupaten Boyolali)

BAGIKAN ARTIKEL INI